Sensor Digital Bajaj Pulsar P-200 DTSi
Wednesday, December 24, 2008 21:42Speedometer Panel
Speedometer Panel

Bagi seorang PNS (pegawai negeri sipil) atau karyawan yang penghasilannya hanya cukup untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, menghadapi tingkat inflasi yang tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang rendah di negara kita ini, dirasakan cukup sulit untuk dapat mempertahankan keseimbangan cash flow antara penghasilan dengan kebutuhan, apalagi dengan “keinginan”, agak sulit untuk mencapainya.
Namun demikian, apabila kita cukup kreatif dan jeli melihat peluang, sebenarnya masih banyak peluang-peluang yang dapat kita kerjakan sehingga dapat menghasilkan penghasilan tambahan, yang kalau dikumpul-kumpul selama sebulan, sudah lumayan cukup bahkan ada lebihnya untuk sekedar menambah uang jajan anak dan istri, atau membantu keluarga kita yang membutuhkan.
Beberapa peluang yang mungkin dapat digali potensinya sehingga menjadi suatu prestasi kerja yang menghasilkan yang pernah dan saat ini sedang saya coba jalankan diantara adalah di bawah ini, yang mudah-mudahan dapat juga berguna membuka peluang bagi yang laiinnya:
Bajaj Pulsar 200 vs Kawasaki Ninja 250
Jelas-jelas Pulsar kalah kelas, harga memang nga bohong ![]()
Read the rest of this entry »
Beberapa waktu ini ada temen ada beberapa yang browsing blog, kemudian bertanya dimana dan berapa nomor telepon Dealer Bajaj di daerah Bogor/Tajur, untuk itu berikut adalah alamat daeler bajaj di Tajur.
Read the rest of this entry »
Karena rumah yang masih dirasa “sempit”, maklumlah kontrakan tipe 21 lebih dikit, plus makin banyaknya kegiatan di rumah, beberapa waktu terakhir ini terpikir sebuah ide untuk membuat wireless atau semacam hotspot internet agar bisa internetan sore-sore sambil minum teh manis hangat… hemmm kaya di internet cafe aja nih
Akhirnya setelah berjam-jam instalasi (maklumlah otodidak, begini kalau seorang geodet jadi installer network) bisa terwujud juga ide ini… mau tau ceritanya?!
Bogor - Dari KPU kota bogor diperoleh informasi bahwa ada lima calon yang akan berlaga pada pemilihan walikota Bogor, yaitu:
1. Syafei Bratasendjaja-Akik Darul Tahkik (dari jalur independen )
2. Iman Santoso (Ki Gendeng Pamungkas)-Achmad Chusaeri (dari jalur independen)
3. Iis Supriatini-Ahani (diusung PD, PBR, PKPB, dan PPNUI)
4. Dody Rosadi-Erik Irawan Suganda (diusung PAN, PPP, PBR, PKB, dan P Pelopor).
5. Diani Budiarto-Achmad Ru’yat (diusung PKS, PDI-P, PG, Partai Patriot, PKPI, PPDI, PSI, PBSD, dan PPDK)
Meskipun sekarang sudah memasuki masa kampanye, saya sih sebagai PNS tidak akan ikut-ikutan berkampanye, nanti kena sangsi lagi
yang jelas saya sudah mempunyai pilihan sendiri, mau tahu…? rahasia donk
, namun sedikit mencermati dari lima calon ini, iseng-iseng pada hari ini tanggal 10 Oktober 2008, saya mencoba searching dengan google menggunakan nama-nama calon walikota dan wakil walikota Bogor sebagai kata kuncinya, berikut adalah hasilnya:
Introducing: POLYGON ZERO for my bike to work.
Tunggu pengalaman pertama bike to work pada tulisan berikutnya ![]()
Yang pasti pegel kaki ini…